Krisis Ekonomi Yunani

Marilah bertindak dari inti potensi krisis ekonomi global.

Esai: ‘Krisis Ekonomi Yunani’

Ganendra Satria 10C

Krisis Ekonomi Yunani

 

            Ekonomi dianggap sebagai salah satu faktor yang paling penting di dunia, karena itu, jika krisis melanda perekonomian dunia, dunia akan menderita. Mulai dari isu-isu perdagangan dan masalah uang yang dapat mempengaruhi populasi global, segala masalah berat mengenai ekonomi harus segera diberantaskan sebelum situasi tersebut memperburuk keadaan dunia. Salah satu dari masalah berat tersebut adalah krisis ekonomi. Krisis ekonomi merupakan suatu situasi di mana perekonomian suatu negara mengalami penurunan tiba-tiba yang disebabkan oleh krisis keuangan. Krisis ekonomi dapat disebabkan oleh banyak hal. Dari dampak politik, berbagai aspek yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi itu sendiri, timbulnya krisis ekonomi dapat membuahkan dampak yang korup bagi dunia. Beberapa dampak yang dinyatakan adalah kemiskinan, runtuhnya sistem ekonomi maupun politik di satu negara atau lebih, dan berbagai hal yang berhubungan dengan perekonomian dan keuangan.

            Dengan keadaan ekonomi global yang memburuk sejak tahun 2008 di Amerika, krisis tersebut telah menjalar ke beberapa negara di dunia. Walaupun Amerika sekarang sedang mengalami resesi, krisis ekonomi lebih besar membara di negara Eropa bernama Yunani.  Meskipun isu ini baru di kenal dunia pada tahun 2009, isu tersebut telah timbul pada tahun 2001 ketika Yunani bergabung dengan mata uang Eropa, yaitu euro. Bahkan ketika mata uang Yunani yaitu drachma bergabung dengan euro, Yunani mengakui bahwa mereka belum mencapai persyaratan yang dibutuhkan untuk memasukki zona euro. Dari saat itupun kita dapat melihat bahwa ekonomi Yunani dapat jatuh karena ketidakstabilannya. Meski pada pertengahan tahun 2000an Yunani mengalami ekonomi yang stabil dan kenaikan GDP, krisis ekonomi Yunani berlanjut ketika seorang bernama George Papandreou menjadi perdana menteri Yunani. Walaupun niatnya baik dan ambisius, tindakan perdana menteri Yunani ditambah dengan pemerintahan Yunani terbukti gagal karena ekonomi Yunani semakin memburuk. Tindakan pemerintahan Yunani termasuk memotong defisit negara pada tahun 2010 sampai 2011, pengumuman penghematan paket yang lebih luas termasuk membekukan gaji sektor publik dan pajak yang lebih tinggi bagi rumah tangga berpenghasilan rendah dan menengah. Semenjak itu ekonomi Yunani menjadi sangat rapuh dan lemah sehingga Yunani terus menerus bertindak dengan meminjam dan berhutang dari negara lain serta meminta banyak bantuan dari negara-negara maju. Hutang yang mencapai 340 milyar euro sampai saat ini. Karena tindakan tersebut tanpa waktu yang lama, krisis ekonomi Yunani menyebar dan menjalar ke negara-negara lain di dunia.

            Penyebaran tersebut dapat dikenal sebagai istilah ‘efek domino’. Istilah efek domino diambil dari analogi sebuah permainan domino itu sendiri, dimana ketika satu domino jatuh ke arah barisan domino selanjutnya, semuanya akan jatuh terus-menerus sampai akhirnya tak satupun domino berdiri. Definisi dari analogi tersebut adalah, penyebaran suatu perubahan yang dapat menjalar secara terus-menerus dalam bentuk reaksi berantai sampai masalah tersebut dapat dihentikan. Efek domino tersebut adalah keadaan yang terjadi pada krisis ekonomi Yunani masa kini. Dengan Yunani berhutang dengan negara-negara maju serta tidak dapat mengembalikan hutang tersebut, Yunani menyebar krisis ekonomi ini ke negara-negara lain. Kendati keikutsertaan negara lain yang menjawab permintaan bantuan dari perdana menteri dan pemerintahan Yunani, dengan mengeluarkan uang lebih banyak maupun bantuan tambahan lainnya. Karena Yunani masuk zona euro, krisis ekonomi Yunani mempunyai efek domino yang terjadi terhadap Eropa secara garis besar. Itulah jalur efek domino yang dapat dilihat sekarang. Meskipun Yunani memiliki tegasan sebagai negara paling dipengaruhi parah dengan krisis ekonomi, negara-negara lain yang berada dalam zona euro juga mengalami krisis ekonomi yang mulai sesaat dengan Yunani sendiri, seperti Spanyol dan Irlandia. Tetapi jalur tersebut sekarang mempengaruhi negara-negara Eropa lain seperti Italia, Siprus dan Islandia. Keparahan efek domino tersebut dapat dilihat dari negara-negara maju yang telah dipengaruhi oleh krisis ekonomi Yunani, dan potensi untuk krisis ekonomi bagi negara-negara Eropa lainnya sangat berkemungkinan. Maka dari itulah seluruh negara yang berada di zona euro berusaha sekeras mungkin untuk memberantas isu berat ini.

           

Karena efek domino terhadap negara-negara Eropa sudah dinyatakan, potensi yang lebih besar terdapat dalam isu ini. Eropa, sebagai benua berisi negara-negara yang kaya secara ekonomi dan tentunya maju dalam bidang apapun, bila mempunyai masalah yang berat dibedakan dengan benua bernegara lainnya tentu menunjukkan sebuah potensi krisis dunia. Kendati pengaruh yang Eropa miliki terhadap dunia dan Eropa sebagai fondasi ekonomi dunia. Eropa dapat runtuh karena isu tersebut dan bila tidak dihentikan, hasilnya dapat menimbulkan malapetaka. Jika dilihat dalam jangka 10 tahun ekonomi Eropa turun secara drastis, masalah ini dapat menular dan berkembang biak dengan kecepatan yang konsisten terhadap seluruh negara di dunia, sehingga, mempunyai potensi untuk menjadi peristiwa depresi besar kedua semenjak depresi besar yang dialami dunia sebelum perang dunia kedua. Maka dari itu, kita sebagai penduduk dunia harus bertindak dan mencegah dan menghentikan penyebaran krisis ekonomi sebelum kerusakan parah terjadi.

Pencegahan potensi kerusakan dan penghentian masalah tersebut dapat dimulai dari memberi perhatian terhadap isu ini. Memberi kesadaran dan menginformasikan publik tentang masalah ini adalah permulaan dari penanggulangan konflik secara keseluruhan.  Tetapi, menginformasikan publik tentang isu global ini bukan berarti membuat kepanikan, tetapi menanam niat untuk bertindak, seperti isu global yang terjadi beberapa tahun lalu yang menjadi tren dunia, pemanasan global. Kita dapat mencegah isu global ini sama seperti dunia mencegah keparahan pemanasan global, dengan mengajari populasi dunia, menyebarkan kesadaran untuk bertindak secepatnya walaupun tindakannya mungkin terlihat kecil, tetapi dampaknya dapat berkali-kali. Kampanye dan gerakan global antara lain melalui media massa dapat membujuk populasi dunia untuk menanggulangi masalah ini.

Tentunya jika isu global ini ingin dihentikan secara keseluruhan, solusi-solusi tertentu akan dibutuhkan. Solusi yang diberikan oleh ahli-ahli ekonomi dan politik dunia adalah antara lain, mendirikan departemen keuangan Eropa, agar ekonomi Eropa dapat dilihat secara keseluruhan dengan fokus dan rinci oleh satu kementerian, menegaskan strategi-strategi tertentu yang telah berhasil di masa lalu dalam isu yang  serupa dengan sekarang dan meningkatkan pajak kepada seluruh penduduk Eropa untuk dana penanggulangan krisis ekonomi negara-negara Eropa tertentu. Populasi dunia dan pemimpin-pemimpin yang berhubungan pasti akan setuju dengan resolusi tersebut karena kunci dari menanggulangi masalah ini adalah sistem politik Eropa sendiri dan strategi penempatan dana maupun tindakan atau aksi ekonomi tertentu. Kesimpulan yang dapat dikemukakan adalah, krisis ekonomi apapun harus ditanggulangi dari pengaturan sistem ekonomi maupun politik sehingga ekonomi sebuah negara atau seluruh dunia dapat bertahan dan berjalan secara stabil.

 

            

Satu Negara. Seluruh Dunia. Mari Kita Mulai Dari Yunani.

Dibuat oleh Ganendra Satria. Hanya Untuk Tujuan Sekolah. 3 Desember 2011, Jakarta, Indonesia.

MARI KITA PULIHKAN EKONOMI DUNIA. MULAI DARI YUNANI.
Dibuat oleh Ganendra Satria. Hanya untuk tujuan sekolah. Jakarta, Indonesia.

MARI KITA PULIHKAN EKONOMI DUNIA. MULAI DARI YUNANI.

Dibuat oleh Ganendra Satria. Hanya untuk tujuan sekolah. Jakarta, Indonesia.